PUISI

Oleh : SALIHOEN KAREEM

Judul : Syair Untuk Disa




pergilah jauh

rianglah disana dengan kasihmu

aku tak mengapa

aku tak lara

barangkali nanti tak bahagia

hati ini tulus terbuka

hati senantiasa menyapa mesra menyambut hadirnya disa

bila kita sudah bersama

kita bertualang bersama bahagia

jangan pergi lagi tinggalkan bekas luka

ku takut hati ini buta tak terbuka karna benci lantaran kecewa.



Bogor,16 juli 2016


Oleh : SALIHOEN KAREEM

Judul : Syair Dari Bilal



kau sungguh kekasih yang abadi.
kau yang beriku safa'at kelak nanti.
kau yang temaniku kala lirih.
kau tiada ganti.

hadirmu membawa kabar gembira.
setiap tutur dan perbuatan penuh makna.
yang datang membawa pelita kala gelap dan senyapnya hati.
kau penuh arti.

aku selalu bersamamu bertemankan iman.
bersama disetiap waktu kala lalai dalam ingatan.
jauh darimu pesanmu selalu terngiang.
tak bosan kau berikan aku peringatan.

kau bangunkan aku kala waktu azan.
sesekali aku yang bangunkanamu kala waktu azan.
kau memujiku lima waktu
aku rindu akan itu

sekarang kau kembali dikeabadian kekasih.
pesanmu aku jangan bersedih.
bagaimana bisa aku begitu...
yang pohon saja menangis tersenduh-senduh...

wajar saja kekasih
aku ingin berlari
tak tahan aku melihat segala tentangmu


tanpa ada ragamu.



Oleh : SALIHOEN KAREEM

Judul : Syair Untuk Laras




sudah ku duga,

ungkapanku tak akan sekata

tatapnya hanya canda tanpa rasa

salahnya aku terlalu menerka

hingga parah hati nelangsa


aku pergi laras datang


lama tak berjumpa samapi rasa tiada

lama putus asa,baru dia bilang cinta

seribu sayang,telat datangnya

hatiku terlanjur kecewa

laras berkata terbata bata

cintaku sudah penuh warna

lantas tak sangka matanya berkaca

laras sedih hatinya lara.


Bogor, 13 juli 2016



Oleh : SALIHOEN KAREEM

Judul : Bertamu




aku digerayangi wajahnya
entahlah kini makin kental dari kopiku
sial sial sial!
aku kalah..aku berpuisi karnanya!
hahaha
kalau saja dia tau kalau malam-malam begini dia memenuhi pikiran orang lain.
tidak sopan gadis,larut begini bertamu..
besok saja..


dan jangan lupa berkemas biar tinggal disini.



Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Kau Selalu Begitu


Kau selalu begitu

Bergitar di balkon,kawan

Mendangak kearah langit

Yang barangkali mirip rasamu.


Kau selalu begitu

Menggenggam botol

Dan rokok ditangan kananmu

Menghisap kearah langit

Yang seolah tak habis pikir.


Kau selalu begitu

Matamu berkaca kearah langit,lalu

Merunduk dan pundakmu bergoyang

Yang nampak belum juga tabah merelakan.

Kau selalu begitu,belakangan ini.



Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul :  Kata Awan



mendonga kepalanya dengan lamunan kosong..
air wajah ceria namun hatinya berbicara.
mengapa dingin rasanya?
yang ku tau raga ceria.
mata hatinya terbuka melihat awan tebal sedikit terhalang ranting kering.
indah menggumpal menutupi senja kuning redup namun tenang.
itu hangat ingin sekali rasanya tuk selimuti hati ini.
bila iya,

terusir dingin dan tenang sanubari.


bogor, 11 desember 2016

Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Kata Laras



kini,cinta membuat langkah ini ringan
tidak sama sekali murung
selepas kita saling cinta
kau selalu penuhi pikiranku

bantu aku disepertiga malam ini sayang
diperaduanku kini lelah terjaga rasanya
terdengar berlebihan tapi kini malam yang berat
aku tenggelam dalam rinduku sendiri

saat malam berganti siang berjanjilah sayang
temui aku untuk sekedar minum teh

aku mencintaimu
begitu hati berkehendak
begitu kaki menapaki bumi
begitu tak ada antara

dan lagi
kecupanmu buatku terjaga malam ini.
Tangerang selatan,16 juni 2018



Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul :  Harap Rintih



tentang pengakuanku
kau sungguh tak sangka dan amat sangat meragu.
kau tak sangka bilaku bisa mencintamu.

mengapa begitu,bukannya kau sadar waktu itu?


bukannya waktu itu kau ada disekitarku?

bukannya waktu itu matamu begitu indah?
bukannya waktu itu keelokan rupa mu banyak sekali yang menyanjungnya?

jangan salahkan bilaku cinta kasih.


jangan salahkan penciptamu yang membuatmu indah dan didamba.


datanglah padaku berserta alasanmu

hargailah sebuah anugerah konyol dari Tuhan kita ini
siapapun tak ingin begini
tak ingin diberi harapan serintih ini. kekasih



Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Tatap Nan Keliru



tak tau dimana datangnya rasa itu
hasratnya hanya tercurah lewat tatap
tatap yang penuh pesan tersirat.

entah hanya aku yang merasa ku yakin kau pun sama
matamu begitu menghujam jantungku.

tetapi,mengapa hanya aku yang terkesan tergesah kasih,
kau hanya diam seperti tak ada apa-apa.

dimana ku temukan jawabannya?
dalam jumpa hanya sungkan yang kita rasa

ku ingin bicara

namun ku takut tatap itu tak ada pertanda apa-apa.

Pamulang, 2 agustus 2015


Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Tak Perlu Malu



tak perlu memujiku tuk hilangkan sakit ku yang dahulu

sakit waktu kau umbang-ambing rasa cinta ku

karna tetap ku tak ragu tuk terima cintamu,dan ku anggap semua hanya masalalu.

namun,kini kau buatku keliru dengan sikapmu yang baru

sikapmu yang ragu diselimuti malu

padahal,

aku tak menginginkan dirimu yang baru

mengapa berubah?

kau tak perlu berubah juita

mengapa berubah hanya karena lama tak berjumpa

tak mengapa,

aku tak berbeda..

aku tetap sama,aku yang selalu mencinta

dan tak perlu ada ragu,

aku tak kan buat kau keliru

dan tak kan berbuat sekeji kisah kasih mu yang dahulu terhadapku.




Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Nafsu Cinta




cintamu diiringi nafsu
dibelenggu nafsu kau tak merasa terganggu
samapi kapan kau jejali kasihmu
kau tak sadar selang waktu akan datang azab tuhanmu

sudahlah
itu hanya tipu daya
setan senang kau diperdaya

sungguh lemah
dibudaki setan kau tak mau menghantam

sekarang kau senang bersama setan
karna setan butuh tontonan yang mengharukan.
tontonan kau dipecut hingga banyak goresan.



Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Sulit



sulit
sulit ku bayangkan cintaku
sulit ingin ku tuang diputih kertas dengan corak warna indahmu
sulit warnanya merah kuning jingga biru..
sulit karena kenyataannya abu curahan hatimu.

sulit ku tulis
ku sobek dan ku kepal.
sulit
indah mu terlalu sulit ku curahkan dilembar yang basah penuh air mata

dimana kutulis kata cinta ku?
terlalu sulit..

sulit
ku takut kata cintaku hanya menghalangi warna warni indahmu.
sulit
ku takut kau caci
basah kertasnya penuh noda.




Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Lamunan 



lamunanku kau tak tahu

disini penuh wajahmu

aku ingin luapkan

bukan hanya memikirkan caranya

meski sulit,

rasanya ingin mengumbar kata dangan sejuta mesra nan indah

walau

lamunanku penuh gelisah

walau

aku sendiripun butuh kata indah

walau

kau hibur aku dengan kata rayu mu,
jujur itu dapat membuatku tersenyum mesra.




Oleh : SALIHOEN KAREEM
Judul : Aku Jawaban Mu



sampai saat ini rasa tak kunjung pergih.
tidak banyak berharap namun cemas.
cemas rasanya tinggalkan juita yang penuh liku jalan hidupnya.

yang belum tentukan jalan mana yang baik baginya

malang

cinta namun tak seirama
keras nadanya
berderu keras jiwanya
sampai-sampai lelah
lelah tak tenang
hingga tak hanyut tidur juga

dimana mimpi bagimu?

aku ingin kamu tenang kasih.

mengapa tak nyah dari situ?
tempat mu bukan disitu
disitu terlalu keras nadanya
tak bisa tenangkan jiwamu

aku punya nada
nada tenang untukmu
agar tenang jiwamu
supaia kau tertidur dan
mimpi indah kita bersama.

Komentar