SAJAK
Yang karam itu ia yang berlayar. Sedang kamu,teruslah
menggalih,pemuda!
-Salihoen Kareem-
Kau bagai titik cahaya terang benerang dalam gelap hati.
dan akan selalu terlihat.
-Salihoen Kareem-
Budaya dan agama itu sulit dipisahkan.
bagai api dengan asap
bagai kain dengan kapas
sepirti Ia dan aku saja.
-Salihoen Kareem-
Kalau ada bisik dihening malam seolah "menulislah"
maka,berkegaslah kau cekik penamu!
hingga berceceran keluh dikertasmu.
-Salihoen Kareem-
Majelis ilmu itu ibarat kamuflase jembatan ditaman surga
yang mengantarkan kamu pada kebenaran yang padahal,
kebenaran itu ada didirimu sendiri.
-Salihoen Kareem-
Jadikanlah La illaha illallah muhammad rasulullah sebagai pakaianmu
sebab kelak,Tuhan memanggilmu tanpa menunggumu berkemas.
-Salihoen Kareem-
Malam tak cukup pekat
tuk sembunyikan keingginan saat
berhadapku dikeheninganMu.
Siang tak cukup cerah
tuk tunjukan amalku
saat riaKu dihadapanMu.
Senja tak cukup redup
tuk bersembunyi dari jahil
yang padahal, Kau selalu
disini setiap waktu.
-Salihoen Kareem-
menggalih,pemuda!
-Salihoen Kareem-
Kau bagai titik cahaya terang benerang dalam gelap hati.
dan akan selalu terlihat.
-Salihoen Kareem-
Budaya dan agama itu sulit dipisahkan.
bagai api dengan asap
bagai kain dengan kapas
sepirti Ia dan aku saja.
-Salihoen Kareem-
Kalau ada bisik dihening malam seolah "menulislah"
maka,berkegaslah kau cekik penamu!
hingga berceceran keluh dikertasmu.
-Salihoen Kareem-
Majelis ilmu itu ibarat kamuflase jembatan ditaman surga
yang mengantarkan kamu pada kebenaran yang padahal,
kebenaran itu ada didirimu sendiri.
-Salihoen Kareem-
Jadikanlah La illaha illallah muhammad rasulullah sebagai pakaianmu
sebab kelak,Tuhan memanggilmu tanpa menunggumu berkemas.
-Salihoen Kareem-
Malam tak cukup pekat
tuk sembunyikan keingginan saat
berhadapku dikeheninganMu.
Siang tak cukup cerah
tuk tunjukan amalku
saat riaKu dihadapanMu.
Senja tak cukup redup
tuk bersembunyi dari jahil
yang padahal, Kau selalu
disini setiap waktu.
-Salihoen Kareem-
Komentar
Posting Komentar